Tampilkan postingan dengan label bore pile purworejo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bore pile purworejo. Tampilkan semua postingan

Bore pile Subang - Bore soldier pile longsor Jalan Cagak Subang








Jalan Cagak  yang terletak di daerah Subang, Jawa Barat, mengalami longsor yang mengganggu aktivitas lalu lintas di daerah tersebut, terutama karena jalur tersebut menghubungkan kabupaten Subang dengan Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung.
Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi longsoran tersebut adalah dengan membangun bored pile pada lokasi longsor.

Untuk merancang bored pile, harus diketahui terlebih dahulu stabilitas lereng yang ada di daerah tersebut dengan berbagai cara. Yang paling sederhana ialah memodelkan longsoran menjadi suatu bidang datar yang terbagi dalam banyak pias dengan gaya dalam masing-masing, lalu dicari faktor keamanan kumulatifnya.

Bored pile adalah pondasi dalam yang dicor di tempat, yang dibangun dalam sebuah lubang yang telah distabilisasi supaya peletakan tulangan baja dan cor beton dapat terkontrol. Diameternya yang besar memberikan tahanan yang baik terhadap penggeseran dan penggulingan.

Pada suatu barisan bored pile yang ditanamkan ke dalam tanah sampai pada kedalaman tanah keras, dapat terbentuk soil arching effect, yaitu perpindahan tegangan dari tanah di depan (upslope) barisan bored pile menuju tanah di belakang (downslope) bored pile, karena tanah berusaha bergerak melalui sela-sela antar bored pile yang kaku.

Penanganan longsor di jalan Cagak ini menggunakan bore pile diameter 40 cm dengan kedalaman 18 meter sebanyak 65 titik.
Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik antara PT. Belani dan Dinas Pekerjaan Umum, pekerjaan dapat diselesaikan.

Terima kasih kepada Bp. Deni, pelaksana dari PT. Belani dan Bp. Eddy sebagai pejabat PU yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran hingga selesainya pekerjaan ini.
Selengkapnya... »

Bore Pile Palembang - Pekerjaan Bore pile stasiun Asrama Haji dan Stasiun Telkom LRT Palembang




Bore Pile Palembang - Pekerjaan Bore pile stasiun Asrama Haji dan Stasiun Telkom LRT Palembang

LRT Palembang adalah salah satu infrastruktur vital nasional yang dibangun oleh pemerintah pusat bersama dengan pemda Sumsel. Proyek yang menelan anggaran sebesar 12 triliun rupiah itu akhirnya selesai tepat pada waktunya yang waktu itu ditujukan untuk memperlancar transportasi pendukung Asian Games Jakarta Palembang.


Disini Kami dipercaya oleh pihak Maincont yaitu PT. Waskita Karya untuk mengerjakan bore pile di stasiun asrama haji dan stasiun Telkom.
Penggunaan pondasi bore pile tersebut dipakai sebagai pondasi JPO (Jembatan penyeberangan orang) dan SPT atau penampungan air bawah tanah.


Bore pile untuk JPO nya sendiri memkai bore pile D-60cm dengan kedalaman 23 meter sebanyak 160 titik tiap stasiunnya. sedangkan untuk penampungan air bawah tanah memakai kombinasi bore pile dan bentonite pile dengan kedalaman masing-masing 15 meter.

Pekerjaan berjalan dengan lancar, karena maincont sangat mendukung penuh dalam proses pekerjaan dan pelaksanaannya.

Terima kasih kami ucapkan kepada Waskita Karya Divisi I, para crew Waskita LRT palembang zona 2 dan pelaksana kami Bp. Herman

Semoga sukses selalu PT Belani 
Selengkapnya... »

Bore Pile Tangerang - Pekerjaan Bore Pile RS. Sari Asih Sangiang #borpiletangerang



Bor Pile Tangerang - Pekerjaan Bore Pile RS. Sari Asih Sangiang #borepiletangerang


Salam hormat kepada saudara-saudara kontraktor semua, semoga sehat dan selalu dalam lindunganNya.
izinkan kami kali ini Tim Belani Bore Pile untuk menuliskan sedikit tentang pekerjaan kami di proyek RS Sangiang Tangerang.

Kami dipercaya oleh pihak rumah sakit sebagai subkon pada pekerjaan pondasi bore pile di lokasi rumah sakit sari asih sangiang untuk perluasan area rawat inap atas rekomendasi dari Bp. Aang Permana.

Pekerjaan bore pile tangerang di RS sangiang ini memang sangat menantang, karena kami harus berkoordinasi dengan baik antara pekerja bore pile, buang tanah / cutting dan batching plant, karena pekerjaan bor pile nya adalah diameter 80 cm dengan kedalaman 20 meter, sehingga buangan tanah pun sangat banyak. Begitupun pula dengan batching plant, karena beton yang dibutuhkan pun sangat banyak.

Pekerjaan tidak ada kendala yang berarti, karena koordinator lapangan kami Bp. Alit sangat sigap dalam mengantisipasi kemungkinan adanya potensi masalah, baik berupa kesiapan lubang bore pile, rebar bore pile, buangan lumpur dan koordinasi dengan pihak batching plant.

Alhamdulillah pekerjaan dapat berjalan lancar atas dukungan dari maincont Bp. Aang, pelaksana Bp. Eko dan konsultan Bp. Edi.


Semoga selalu sukses untuk kita semua. Salam #belaniborepile
Selengkapnya... »

Bore Pile Jogja - Proyek Gedung Arsip Yogyakarta 2015

Bore Pile Jogja - Proyek Gedung Arsip Yogyakarta 2015




Dalam perkembangan zaman sekarang ini, pembangunan sedang gencar-gencarnya dilaksanakan. Tak luput dari trend peningkatan fasilitas umum, berupa bangunan gedung-gedung, maka pemerintah DIY melaksanakan pembangunan gedung arsip yang terletak di Banguntapan Bantul DIY. Bangunan ini terletak bersebelahan dengan perpustakaan daerah DIY.
Disini kami mengambil peran sebagai pelaksana pekerjaan Bore pile yang merupakan Pondasi yang paling ideal sebagai dasar yang kokoh berdirinya bangunan gedung arsip tersebut.
Pekerjaan pondasi bore pile di lokasi ini sedikit menantang, karena struktur tanah yang berpasir. Sehingga diperlukan teknik yang memadai supaya pelaksanaan pekerjaan pondasi bore pile dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
Spesifikasi dari Pondasi bore pile dilokasi ini adalah : Diameter bore pile 60 cm, kedalaman 12 meter, besi tulangan utama D-19 cm, ring D-10 beton K-350 sebanyak 280 titik sungguh sangat memadai dan layak sebagai pendukung bangunan di atasnya.


Pelaksanaan pekerjaan bore pile disini dimulai dengan penyiapan lahan yaitu ekskavasi lokasi calon bangunan yang berupa tanaman dan rumput-rumput liar. Kemudian dilanjutkan dengan pengaturan leveling agar tinggi muka tanah menjadi ideal diukur dari jalan maupun bangunan perpustakaan daerah yang ada di sampingnya.
Setelah penyiapan lahan sudah rampung, dilanjutkan dengan persiapan awal, yaitu pembuatan bedeng tempat pekerja dan penyimpanan material dilanjutkan dengan setting titik bore pile oleh surveyor.
Mesin bore pile disetting sedemikian rupa sehingga dapat berjalan dengan terpadu bersama pekerjaan pendukung lainnya yaitu pekerjaan pembesian dan pengecoran bore pile secara kontinyu.
Pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dari deadline 45 hari dapat kami kerjakan dalam waktu 27 hari berkat bantuan dari berbagai pihak. Ucapan terima kasih kami haturkan kepada Bp.Juanda, Bapak Fibri dan Bp. Luthfi sebagai maincont yang sangat kooperatif dalam pelaksanaan pekerjaan Bore pile ini.



Selengkapnya... »